Topics :
Showing posts with label Mistis-Horor. Show all posts
Showing posts with label Mistis-Horor. Show all posts

Dibalik Fenomena Poltergeist (Gangguan Hantu)

|| || || Leave a comments


Sejak lama kita telah mengenal adanya fenomena aneh seperti rumah hantu, pertanda-pertanda kemunculan hantu dan sebagainya. Poltergeist bisa dikatakan membawa kejadian-kejadian aneh tersebut. Poltergeist dalam bahasa Jerman diterjemahkan sebagai "roh yang berisik" atau "hantu yang berisik". Parapsikolog menyebut fenomena ini sebagai "Recurrent Spontaneous Psychokinesis" (RSPK). Namun, fenomena apakah sebenarnya poltergeist itu? Bisakah dinalar secara logika?

Fenomena Poltergeist memiliki beberapa karakteristik umum antara lain:

1. Barang-barang yang bergerak sendiri, bahkan benda-benda yang berat
2. Pintu dan jendela yang dibuka/ditutup oleh mahkluk tak kasat mata
3. Suara erangan, jeritan, ledakan, tumbukan, goresan, ketukan di lantai, pintu, dan dinding.
4. Langkah-langkah berat
5. Tempat tidur yang bergetar
6. Bau busuk
7. Kebakaran misterius
8. Gangguan fungsi peralatan listrik
9. Penampakan dan bahkan serangan fisik
10. Lemparan batu, bata, bahkan kotoran.

Tanda pertama yang biasanya muncul dalam kejadian poltergeist adalah lemparan batu, rumah-rumah korban dibombardir oleh batu atau bata kadang selama beberapa hari (atau bahkan minggu) sebelum fenomena tak terjelaskan yang lain muncul. Aktivitas poltergeist sangat mungkin menjadi dalang kekacauan di Rumah Hantu Amityville.



Poltergeist dalam Sejarah

Sebuah point yang sangat penting tentang fenomena poltergeist adalah bahwa ia telah muncul sepenjang sejarah dalam banyak budaya dan umumnya memiliki karakteristik yang sama. Sejarawan pada abad pertama Yahudi, Josephus, menggambarkan fenomena "kepemilikan" yang saat ini lebih dikenal sebagai poltergeist.

Jacob Grimm, menulis dalam bukunya Deutsche Mythologie, menjelaskan sejumlah kasus, termasuk didalamnya kejadian mengenai batu-batu yang dilemparkan, orang ditarik keluar dari tempat tidur, terdengar ketukan dan suara keras, dll. Pendeta dan penulis Giraldus Cambernsis menggambarkan sebuah rumah di Pembrokshire yang dihuni roh jahat, dikatakannya banyak benda yang dilempar, pakaian yang dicabik-cabik, dan 'roh' bahkan bicara secara terbuka tentang rahasia2 orang.

Selama beberapa ratus tahun terakhir, lebih banyak kasus terkenal yang terjadi, termasuk kasus 'Tedworth Drummer' di Inggris pada 1661, dimana sebuah drum yang dimiliki seorang pengemis yang sedang dipenjara bermain sendiri ditemani fenomena lain seperti kursi yang dilempar, tempat tidur dengan pelayan di atasnya tiba-tiba terangkat, dan banyak suara menggaruk yang keras.

Kasus Poltergeist Enfield dan Mackenzie

Dua kasus modern yang terjadi adalah "Enfield Poltergeist" dan "Mackenzie Poltergeist".

Enfield Poltergeist adalah serangkaian kejadian poltergeist yang terjadi di Inggris antara agustus 1977 dan september 1978, ditambah ledakan pada Agustus 1980. Fenomena itu terjadi di Enfield London utara disebuah rumah yang disewakan pada Peggy Hodgson, single parent dengan empat anak.

Selama waktu tersebut, furnitur pindah sendiri, terdengar suara ketukan di dinding, mainan anak -anak dilemparkan dan menjadi terlalu panas jika disentuh, genangan air di lantai, angin dingin, serangan fisik, munculnya graffiti, malfungsi dan kerusakan pada berbagai peralatan, dan bermacam benda dilempar disekeliling rumah. Setelah mengunjungi rumah tersebut, George Fallows, seorang reporter senior untuk Daily Mirror, menyarankan agar Society for Psychical Research (SPR) dipanggil untuk menyelidiki.


Enfield Poltergeist

Serangkaian kejadian menegangkan pada sebuah kasus yang dikenal sebagai poltergeist Mackenzie (dan konon masih terjadi) pada 1999 di Greyfriars Kirkyard, Edinburgh. Peristiwa tersebut dipicu oleh seorang tunawisma yang bermalam di sebuah mausoleum milik Sir George Mackanzie yang meninggal pada 1691.



Sir George Mackanzie selama hidupnya dikenal sebagai penganiaya haus darah dan aktivis Presbiteraian. Tunawisma tadi tidak sengaja membuat kerusakan di peti mati Sir Mackenzie, dan tiba-tiba ia berlari dan menjerit setelah menyaksikan terror di tempat tersebut. Ia ditemukan oleh polisi dalam keadaan mengigau. Sejak saat itu banyak fenomena aneh pada malam hari bermunculan di Kirkyard dan area sekitarnya.


Mackenzie poltergeist

Rumah di sekitar terganggu oleh benda-benda yang berterbangan. Sedangkan pengunjung situs sendiri mengalami perasaan panas atau dingin yang ekstrim, menderita luka dan memar dari penyerang yang tidak diketahui, tenggorokan mereka dicekik, mantel mereka ditarik, bahkan mereka bisa tak sadarkan diri oleh kekuatan tak terlihat.



Penjelasan Fenomena Poltergeist

Jadi apa yang menyebabkan fenomena poltergeist? Selain pengakuan palsu dan berlebihan yang meskipun berlaku untuk beberapa kasus, tidak berarti berlaku untuk semua. Teori yang populer adalah poletergeist disebabkan oleh manusia, terutama gadis remaja. Para peneliti percaya bahwa remaja bermasalah secara tidak sadar memanipulasi obyek menggunakan psikokinesis, jenis energi yang dihasilkan otak. Manurut peneliti dari Pusat Penelitian Rhine Institut Parapsikologi di Duke University, Durham, North Carolina, aktivitas poltergeist adalah expresi fisik dari trauma psikologis.

Namun, penjelasan yang lebih natural sering menjadi penyebab dari fenomena poltergeist. Elektromagnetik Interference (EMI) telah ditemukan dibalik satu poltergeist. Dan ada peningkatan jumlah bukti yang menunjukkan bahwa hal itu bisa menjelaskan lebih banyak kasus.

Mungkin pengetahuan tersebut bisa membantu menjelaskan kasus poltergeist seperti pada Eleonore Zugun dan Carol Compton (baca manusia api). Namun ini tidak menjelaskan bagaimana daya yang dihasilkan cukup untuk memindahkan benda-benda seperti furniture yang berat, atau ruang mandi dengan bebatuan, membuat objek muncul entah dari mana, atau memulai kebakaran.

Ada juga sejumlah kasus poltergeist pada orang yang tidak memiliki masalah psikologis sama sekali, ada juga fenomena poltergeist pada sebuah keluarga yang bahkan tidak ada remaja sama sekali didalamnya. Lalu apa penjelasannya? Selain itu bahwa ada jutaan remaja bermasalah di seluruh dunia, tapi sebagian besar tersebut tidak menyebabkan aktivitas poltergeist. Peneliti lain telah menunjukkan bahwa entitas roh bertanggung jawab atas poltergeist. Namun 'roh' secara ilmiah tidak bisa diselidiki, meskipun ada rekaman suara yang menarik dari kasus poltergeist Enfield.

Namun, jika kita hitung, kejadian ekstrim yang diduga aktivitas poltergeist sendiri adalah berlebihan. Meskipun demikian, sampai sekarang belum ditemukan penjelasan yang cukup meyakinkan untuk fenomena poltergeist. Kasus-kasus poltergeist secara signifikan menunjukkan karakteristik yang serupa selama periode waktu yang sangat lama dan dalam budaya yang sangat berbeda. Keanehan dan ke-konsistennya mungkin membuat poltergeist menjadi misteri abadi yang tidak dapat dijelaskan.


SUMBER


Pengalaman Bertemu dengan Hantu

|| || || Leave a comments


Melihat tayangan tivi yang senang menampilkan hantu, meski tak bermutu; jadi ingat pengalamanku dengan mahluk yang satu ini. Boleh percaya boleh tidak, terserah Anda saja.

Perkenalanku dengan hantu pertama kali ketika aku masih balita. Ketika masih kecil aku sering nginap di rumah kakekku di desa. Waktu kecil aku agak bandel dan sering rewel. Kalau lagi rewel aku susah banget dikendalikan. Suatu malam aku rewel, sudah diapa-apain tetap saja rewel. Lalu simbah membawaku ke luar rumah yang gelap. Rumah kakekku dibuat dari papan dan bilik bambu. Waktu itu belum ada listrik di desa, lampu hanya pake lampu teplok atau lampu tempel saja.

Maklum di desa, suasana sepi dan banyak suara binatangnya. Kakek menakut-nakuti aku dengan mengatakan:

“Tuh..dengar ada suara rijal….!!!”, kata Simbah.

“Apa itu rijal?” tanyaku dengan perasaan takut dan penasaran.

Kemudian kami diam, Simbah menunjuk pada suara binatang yang terdengar nyaring: “ngreekkk…..ngreekkkk……ngreekkk……”. Suaranya riuh sekali.

“Rijal itu setan yang suka sama anak yang rewel terus”, jelas Simbah.

Aku merasa takut dan lama-lama menjadi tenang. Setelah aku tenang aku di bawa masuk. Sejak itu kalau aku rewel, Simbah selalu menakuti-nakuti aku dengan rijal.

Waktu aku kecil bukan anak yang penakut, tapi juga bukan anak yang sangat pemberani. Wajar-wajar saja. Aku berani berangkat mengaji ke rumah Bu Nyai lewat gang sempit dan gelap. Gang itu lebarnya cuma 1,5 m, di salah satu sisanya tembok setinggi 3 meter dan di sisi lainnya tanaman teh-tehan (tanaman yang biasa digunakan untuk pagar) dengan tinggi 2 meter. Aku juga sering main petak umpet atau ‘patangan’ (semacam permainan perang-perangan dengan sasaran kaki atau kepala lawan untuk dipegang dengan tangan). Aku sering sembunyi di tempat-tempat gelap dan sepi. Sejauh ini aku belum pernah ketemu hantu atau setan. Memang kadang-kadang ada yang menakut-nakuti kami, terutama ketika lewat di tempat-tempat gelap dan katanya angker, lalu ada yang teriak: ” …………Seeeetaaaaaan……!!!!!!!” dan kami pun lari tunggang langgang. Meskipun begitu tak pernah sekalipun kami benar-benar bertemu dengan setan.

Ketika menjelang SMP aku berjualan rokok di warung gerobak kecil di pinggir jalan. Waktu itu masih sepi dan hanya ada warungku saja, sendirian lagi. Kiri kanan jalan masih banyak pohon besar. Ada pohon 4 pohon jati yang besar-besar dan beberapa pohon mahoni/asem, warungku terletak di bawah salah satu pohon jati itu. Karena masih sekolah aku biasa menjaga warung sampai jam 9 malam. Biasanya menjelang jam 9 aku sudah dijemput untuk pulang. Ada dua jalan pulang menuju ke rumah yang jaraknya tidak lebih dari 150 meter. Alternatif pertama lewat jalan raya, jalannya terang dan ramai. Alternatif ke dua , lewat jalan setapak menurun di pinggir kali. Kemudian lewat dam (semacam bendungan kecil) ‘Kali Bening’ yang letaknya tepat di belakang rumahku, lalu naik lewat tangga menuju rumah. Jalan ini gelap dan banyak pohon-pohon dan tanaman perdu lainnya. Jalan setapak ini lebih dekat daripada jalan alternatif pertama. Di dekat DAM ada pohon waru cukup besar dan di bawahnya ada bilik kecil tempat orang buang hajat.

Sebenarnya aku takut lewat jalan itu, karena gelap dan takut ketemu setan. Kata orang dam kali bening itu sangat angker sekali. Suatu ketika aku capek banget dan pingin cepat-cepat pulang ke rumah. Jalan paling cepat adalah lewat jalan setapak itu. Aku nekat ingin lewat jalan itu. Penjemputku bilang, ”Ngak takut…coba kalau berani akan aku beri hadiah”, katanya menantangku.

Aku merasa tertantang dan nekat lewat jalan itu. Aku berjalan pelan-pelan, ketika akan lewat dam hatiku mulai dag-dig-dug. Dari kejauhan aku lihat ada orang yang lagi jongkok di pinggir dam sambil merokok. Biasanya kalau sudah malam orang akan buang hajat langsung di sungai tidak di dalam bilik. Asik… ada teman pikirku….. Ketika semakin dekat bulu kudukku mulai merinding. Orang itu agak aneh, kok besar sekali. Rasanya tidak ada orang yang sebesar itu. Rokoknya besar juga, terlihat dari bara dan bayangan asapnya yang mengepul tebal. Aku tetap memberanikan diri untuk terus berjalan. Ketika jarakku semakin dekat aku tetap tidak bisa mengenali orang itu, padahal aku hampir kenal semua orang di kampung ini. Aku agak ragu-ragu apakah itu orang atau bayangan tumbuhan yang memang banyak tumbuh di sekitar dam. Di bawah pohon waru itu memang suasananya gelap. Rasa takutku menjadi memuncak, tanpa pikir panjang aku berbalik arah dan lari kembali ke warung. Penjemputku heran dan geli melihat aku lari ketakutan. Dia tertawa terbahak-bahak.

Tahun-tahun berikutnya tidak ada lagi pengalaman dengan hantu sampai aku dewasa. Sampai ketika aku KKN di Pagentan, Banjar negara.

Waktu itu aku nginap di rumah pak camat. Kami ngobrol sampai larut malam dan hanya tinggal aku dan Pak Camat saja di larut malam itu. Lalu Pak Camat menceritakan hal-hal mistis, termasuk pusaka-pusaka yang dia miliki. Dia menunjukkan padaku salah satu pusakanya yang berbentuk keris. Pak Camat mau menunjukkan padaku bahwa keris itu ada isinya.

Cara membukanya seperti ritual khusus. Pertama dia tempelkan gangang keris ke keningnya sambil komat-kamit membaca mantera. Tidak terdengar jelas apa yang diucapkkannya. Lalu denga perlahan dan hati-hati keris mulai ditarik dari sarungnya. Cara mengeluarkannya dengan penuh hormat dan khidmat. Sekali lagi ujung keris di letakkan ke kening. Lalu sarungnya diletakkan di atas meja kaca. Lalu dia menaruh ujung keris di sisi sarungnya. Tegak lurus ke atas. Setelah membenarkan posisi dan menstabilkannya, keris itu mulai di lepas perlahan-lahan. Aneh bin ajaib, keris itu bisa berdiri tegak dengan ujung runcing menempel di atas meja kaca. Aku takjub sekali. Dengan rasa penasaran aku lihat, kalau-kalau ada rekayasa. Dan memang nyata, ngak ada rekayasa sama sekali. Ini salah satu tanda kalau keris ada ‘Isinya’. Dengan wajah yang masih keheranan aku manggut-manggut saja.

Sampai di sini aku belum pernah ketemu dengan hantu-hantu menakutkan seperti yang dilayar kaca.

Pengalaman lainnya adalah ketika di awal pernikahanku. Aku tinggal di Bogor di sebuah rumah kontrakan kecil dengan satu kamar tidur. Aku tinggal di bagian rumah paling ujung, paling belakang dan paling kecil. Dulu rumah ini kolam, lalu ditutup dan dibangun rumah di atasnya. Masih disisakan sebuah sumur yang ditutup atasnya, letaknya persis di emperan rumah kami. Di sebelah kanan rumah masih disisakan sepetak kecil kolam yang masih ada ikannya. Kolamnya cuma berukuran 1,5 x 2 m. Di Bogor hampir setiap hari hujan, dan kalau hujan biasanya listrik di daerah kami mati. Waktu itu hujan cukup deras menjelang magrib. Seperti yang diduga listrik mati. Istriku sedang hamil muda, hamilnya Royan anak pertama kami. Karena hujan dan gelap aku sholat di rumah, apalagi istriku takut di tinggal sendirian dalam kondisi gelap dan hujan begini. Seperti biasa selesai sholat aku dzikir rutin pagi dan sore. Aku baca dengan suara agak keras.

Selesai membaca dzikir, ada yang aneh. Tiba-tiba tercium bau menyengat seperti ada yang kebakar. Istriku teriak, “ada yang kebakar, Bi” katanya. Aku pikir ada yang kongsleting, aku segera ambil senter dan mencari sumber bau itu. Aku cek seluruh ruangan tetapi tidak ada yang kebakar. Sama sekali tidak ada yang kebakar.

Kami mulai agak curiga. Bau itu seperti rambut atau tanduk yang dibakar. Menyengat sekali baunya dan sumbernya dekat sekali. Ini bukan bau biasa. Segera aku ke kamar dan mendatangi istriku. Lalu aku membaca beberapa surat yang aku hafal dengan suara keras. Lama-kelamaan bau itu menghilang.

Kadang-kadang aku mengisi pengajian di salah satu sekolah tinggi pertanian di kotaku. Pengajiannya seminggu sekali dan bertempat di mushola kecil di sekolah itu. Gedung sekolah ini sudah cukup kuno, sepertinya dibangun sejak jaman Belanda atau di awal-awal kemerdekaan negeri ini. Ini terlihat dari kontruksi bangunan dan bentuk kusen jendela dan pintu. Mushola itu letakknya di bagian belakang dan tempatnya agak tinggi. Entah tidak diberi lampu atau memang lampunya mati, jalan menuju mushola itu gelap sekali. Demikian pula di bagian luar mushola, suasana remang-remang karena cuma ada satu lampu 15 watt di luar.

Suatu hari aku mengisi kajian dengan tema surga dan neraka. Seperti biasa peserta yang hadir mendengarkan dengan tenang. Saya perhatikan ada satu anak yang memperhatikan dengan penuh seksama, terlihat dari caranya memadangku dan posisi duduknya. Tiba-tiba anak itu seperti mengantuk dan terjatuh. Teman-temannya segera menolongnya. Saya bertanya, “ Kenapa Dia?”

“Dia agak sakit, Ustad”, jawab salah satu temannya.

Kemudian saya mencoba memeriksanya, anak itu seperti pingsan atau tertidur. Menurut keterangan temannya, memang dia sering begini. Kadang-kadang tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri seperti kesurupan.

“Hah…kesurupan, massa….????!!!!!”, sahut saya seraya tidak percaya. Saya belum pernah berhadapan ‘head to head’ dengan jin seperti ini. Tetapi saya coba mengatasi ‘gangguan jin’ ini berdasarkan keterangan dari ustad-ustad yang pernah aku ikuti. Saya duduk di sisi atas kepalanya, kemudian aku mencoba membaca beberapa ayat. Tiba-tiba anak itu mulai meronta tetapi tidak bisa bergerak karena teman-temannya memegangi tangan dan kakinya. Dia meronta semakin keras. Lalu tiba-tiba dia berbicara dengan logat dan suara aneh. Suaranya seperti suara perempuan dan berbicara dengan bahasa jawa. Saya tinggal di tanah Sunda, jadi aneh banget kalau ada jin bicara pakai bahasa Jawa. Untungnya saya orang Jawa, jadi ngerti dan bisa berkomunikasi dengan jin itu.

Sedikit aku berbicara dengan dia, bertanya siapa dia, dan memintanya untuk keluar dari tubuh anak itu. Jin itu mau keluar tetapi dengan minta syarat, yaitu minta minum. Aku tidak mau memenuhi persyaratannya. Lalu dia minta dibacakan surat tertentu karena dia suka aku membacanya. Aku tetap tidak mau dan aku meneruskan dengan membaca ayat dan surat yang lain. Dia terus meronta-rota. Setelah beberapa lama dia mulai lemah dan dia mengancam akan memanggil kakaknya.

Tiba-tiba anak itu mengejang, sampai badannya melengkung. Lalu dia terjatuh dengan keras. Anehnya setelah terjatuh suaranya berubah menjadi seperti suara laki-laki. Suaranya berat dan barguman tidak jelas. Aku tetap membaca ayat-ayat yang aku hafal. Anak itu terus meronta-ronta dan akhirnya tersadar setelah berlangsung kira-kira satu sampai dua jam.

Rupanya kasus ini tidak sekali terjadi. Paling tidak setelah peristiwa itu sudah tiga kali dia mengalami kesurupan ketika mengikuti pengajian yang aku lakukan. Kata teman-temannya, kalau dengan pembicara lain dia biasa-biasa saja. Aku mencoba mendekati anak itu dan mencoba mengorek keterangan tentang awal mulanya dia bisa kesurupan. Kapan-kapan aku ceritakan, insya Allah.

Pengalaman berikutnya ketika aku pindah rumah. Aku pindah ke rumah yang agak besar, tidak jauh dari rumah kontrakanku yang lama. Aku pindah kontrakan karena istriku sedang hamil anak kedua, Ibrahim, dan kami perlu kamar satu lagi. Ibrahim lahir ketika kami tinggal di rumah itu. Suatu hari aku pulang larut malam selesai acara pengujian rutin. Kira-kira jam 1 –an aku sampai rumah. Ketika aku masuk rumah, tiba-tiba Ibrahim yang waktu itu masih berumur beberapa bulan menangis. Umminya berusaha menenangkannya dengan memberinya ASI. Biasanya setelah diberi ASI, Ibrahim menjadi tenang dan tidur kembali. Anehnya, kali ini tidak. Justru menangisnya semakin menjadi-jadi. Segala cara aku coba untuk menenangkannya, tetapi tidak bisa juga. Ada yang sedikit janggal waktu itu. Aku dengar banyak sekali anjing menggonggong di belakang rumah. Kebetulan di belakang rumah kami ada kebon kosong yang dipisahkan dengan tembok batas. Suara anjing itu keras dan dekat sekali.

Aku merasa ada sesuatu yang menganggu Ibrahim. Sesuatu yang tidak biasa. Lalu aku gendong Ibrahim, tapi kali ini aku tidak bernyanyi untuk menenangkannya. Aku membaca beberapa surat Al Qur’an yang aku hafal. Ibrahim berangsur-angsur tenang dan kembali tertidur. Dan suara anjing itu menghilang.

Berikutnya ketika aku pindah ke rumah kontrakan berikutnya. Rumah ini jauh lebih besar dari rumah sebelumnya. Luas rumahnya saja 125 m2 dan lahanya 535 m2. Di belakang rumah itu ada kebun kosong dengan alang-alang setinggi 2 m. Tidak pernah dirawat. Hari pertama kami pindah tidak ada apa-apa.

Waktu itu aku sedang asik-asiknya menulis buku komputer. Aku biasa tidur sampai larut malam. Malam itu istriku bangun dan mengatakan kalau dia mendengar ada suara perempuan menangis di sisi kanan rumah. Aku coba dengarkan. Memang sayup-sayup terdengar suara perempuan menangis. Aku coba perhatikan dengan lebih seksama dari mana asal suara itu. Malam berikutnya terdengar lagi suara itu. Kadang-kadang tidak terdengar, tetapi kadang-kadang terdengar jelas sekali. Kami jadi khawatir kalau terjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), karena penasaran aku coba keluar rumah dan mencari sumber suara itu. Suara itu seperti bersumber di salah satu pojok halaman rumah kami sebelah kanan. Ada sisa tonggak pohon jambu biji yang sudah ditebang. Cukup besar ukuran tonggak pohon jambu itu. Di sebelahnya lagi rumah tetangga kami. Aku ragu-ragu, apakah suara itu berasal dari rumah sebelah atau dari sekitar tonggak pohon itu.

Sama sekali tidak ada perasaan apa-apa padaku. Tidak pernah terbesit sama sekali di pikiranku bahwa itu suara hantu atau setan. Waktu aku keluar rumah pun aku keluar dengan tenang. Dan tidak ada sesuatu pun yang berbentuk menyeramkan, seperti hantu atau setan. Aku mencoba mencar informasi ke tetangga, kira-kira suara siapa itu. Tetapi tetangga-tetanggaku tidak ada yang menanggapinya, bahkan jawabannya pun tidak jelas. Suara tangisan itu kadang-kadang terdengar sampai beberapa lama, sampai akhirnya menghilang sendiri. Entah berapa lama, saya juga lupa.

Beberapa bulan atau setahun kemudian ada seorang tetangga yang bercerita kalau tempat itu dulu seram sekali. Terutama di bekas batang pohon jambu di sudut kanan rumah yang ukuranya cukup besar. Dulu sering terdengar ada orang yang menangis, katanya. Nah..lho…..berarti apa dong suara tangisan yang aku dengar setahun yang lalu…..?????

Beberapa tahun kemudian aku pindah rumah lagi. Kali ini di rumah sendiri yang aku kredit. Uang mukanya berasal dari royalty buku-bukuku. Rumahnya memang tidak sebesar rumah sebelumnya. Aku tinggal di sebuah perumahan kecil di pingiran kota bogor. Kecil tetapi nyaman. Beberapa minggu setelah pindah aku mendengar suara perempuan minta tolong. Kali ini bukan malam-malam, tetapi menjelang subuh. Saya biasanya sudah bangun sebelum sholat subuh di masjid. Suaranya sayup-sayup seperti perempuan yang sedang kesakitan dan minta tolong ke ibunya. Aku coba cari dari mana suara itu. Sepertinya dari rumah belakang. Karena penasaran aku mencoba naik tangga dan melihat ke belakang rumah. Nihil, tidak ada apa-apa.

Itu secuil pengalamanku dengan mahluk yang katanya halus. Sangat berbeda dengan yang dilihat di tivi-tivi. Ngak ada hantu pocong atau wewe gombel, apalagi kuntilanak atau apalagi suster ngesot. Tidak ada wajah seram yang menakutkan. Aku percaya bahwa selain manusia, Allah menciptakan juga mahluk lainnya. Mereka melihat kita, tetapi kita tidak melihat mereka.

Setan atau iblis atau jin adalah salah satu mahluk Allah yang harus kita yakini keberadaanya. Allah sendiri menjelaskan kalau setan itu akan selalu mengoda manusia. Mengodanya bukan dengan menakut-nakuti manusia seperti dengan kenampakan berupa pocong, wewe gombel, sundel bolong, gendruwo, kuntilanak, atau kawan-kawannya yang lain. Setan justru mengoda manusia dengan hal-hal yang disenangi biar mereka mau tergoda dengan rayuan setan. Masak merayu dengan wajah seram. Kalau sudah tergoda kita akan melakukan perbuatan-perbuatan setanis, melanggar aturan Tuhan, atau perbuatan-perbuatan kriminal lainnya.

Wallahu a’lam.


SUMBER 


Kumpulan Foto Penampakan Hantu di Seluruh Indonesia

|| || || Leave a comments

Apakah anda percaya hantu? Secara pribadi saya belum pernah melihat satu. Tetapi orang-orang meyakinkan mereka miliki. Lebih dari itu, mereka telah berhasil menangkap hantu pada kamera, sehingga Anda dapat melihat foto mereka dan menilai sendiri apakah foto-foto ini adalah nyata atau dimanipulasi.


2Ghosts Captured on Camera


3Ghosts Captured on Camera


4Ghosts Captured on Camera


5Ghosts Captured on Camera


6Ghosts Captured on Camera


7Ghosts Captured on Camera


8Ghosts Captured on Camera


9Ghosts Captured on Camera


11Ghosts Captured on Camera



12Ghosts Captured on Camera


13Ghosts Captured on Camera


14Ghosts Captured on Camera


15Ghosts Captured on Camera


16Ghosts Captured on Camera


17Ghosts Captured on Camera

18Ghosts Captured on Camera

20Ghosts Captured on Camera


21Ghosts Captured on Camera


22Ghosts Captured on Camera


24Ghosts Captured on Camera


25Ghosts Captured on Camera


26Ghosts Captured on Camera


27Ghosts Captured on Camera


28Ghosts Captured on Camera


29Ghosts Captured on Camera


30Ghosts Captured on Camera


31Ghosts Captured on Camera


32Ghosts Captured on Camera


33Ghosts Captured on Camera


35Ghosts Captured on Camera


36Ghosts Captured on Camera


37Ghosts Captured on Camera


38Ghosts Captured on Camera


39Ghosts Captured on Camera


40Ghosts Captured on Camera


41Ghosts Captured on Camera


42Ghosts Captured on Camera


43Ghosts Captured on Camera


44Ghosts Captured on Camera



10 Lokasi Paling Berhantu di Dunia

|| || || Leave a comments


Tidak semua orang memiliki kepercayaan tinggi terhadap hal-hal mistis termasuk hantu. Namun mau percaya atau tidak, di dunia ini memang ada lokasi-lokasi yang dianggap menyeramkan.

Lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh dunia ini memiliki alasan masing-masing kenapa disebut demikian. Entah karena kejadian menyeramkan, kejadian tragis, atau kejadian misterius yang pernah terjadi.

Penasaran apa saja? Berikut 10 lokasi di dunia yang dianggap paling menyeramkan karena berhantu.



10. Actun Tunichil Muknal Belize, Amerika Tengah



Actun Tunichil Muknal (Gua Makam Batu) adalah situs arkeologi bangsa Maya yang penting di kawasan Belize. Ditemukan di tahun 1989, situs ini menjadi jendela pengetahuan ke kebudayaan kuno Maya.

Ada sebuah ruangan di mana diyakini menjadi ruang pengorbanan manusia karena ada bukti kerangka-kerangka yang tertinggal, dan sebagian besar adalah anak-anak. Kerangka itu diyakini menjadi tumbal untuk dewa hujan bangsa Maya. Tidak ada bukti kekerasan yang terjadi di sisa kerangka itu.




9. Pemakaman Tua Yahudi Praha, Republik Ceko



Di Praha, mereka membangun sebuah pemakaman di abad ke-15 di atas pemakaman. Sampai saat ini, ada sekitar 11 kuburan yang ditumpuk satu sama lain.

Ada sekitar 12.000 batu nisan di pemakaman tua ini. Dengan 100.000 mayat diperkirakan terkubur di bawah tanah. Kuburan ini awalnya digunakan para era 1439-1787 ketika orang Yahudi dari Praha tidak diizinkan menguburkan mayat di luar kawasannya. Sehingga kini pemakaman tua ini bak kumpulan ranjau mayat raksasa.




8. Kota Hantu Fengdu, China



Kota tua Fengdu, China ini memang dijuluki kota berhantu karena legenda yang berusia 2.000 tahun begitu dipercayai terjadi di sana. Masyarakat China percaya bahwa Fengdu adalah lokasi yang menghubungkan duniawi dan akhirat, mereka menyebutnya sebagai neraka China.

Dengan kuil-kuil suci dan ornamen khas China, pemakaman Taoist semakin membuat yakin bahwa lokasi ini memang menjadi tempat penyiksaan bagi arwah yang bersikap buruk di dunia.




7. Taman Takakonuma Greenland, Jepang



Taman bermain Takakonuma dibuka di Hobara, Jepang pada tahun 1973. Dua tahun kemudian, lokasi ini ditutup dengan alasan penjualan yang melemah. Namun sumber lokal meyakini adalah karena lokasi ini terpaksa ditutup lantaran serangkaian insiden yang menyebabkan kematian terjadi.

Taman ini kembali dibuka di tahun 1986, namun setelah 13 tahun beroperasi, taman itu kembali ditutup total. Hanya berjarak beberapa kilo dari lokasi nuklir Fukushima, lokasi ini sangat menyeramkan.



6. Kota Hantu Prypiat, Ukraina



Prypiat adalah kota di mana pekerja dan ilmuwan untuk proyek Nuklir Chernobyl tinggal. Dibangun di tahun 1970-an, Prypiat dihuni 50 ribu orang. Namun karena masalah reaktor nuklir Chernobyl di tahun 1986, membuat seluruh penduduk di kota ini harus dipindahkan.

Semenjak itu, Prypiat langsung menjadi kota mati. Dengan berbagai fasilitas, seperti mobil dan wahana permainan yang ditinggal, tanpa adanya manusia di sana.



5. Resort San Zhi, Taiwan



Resort eksklusif San Zhi di Taiwan harusnya menjadi tujuan untuk melepas kebosanan bagi kaum jutawan di sana. Dibangun pada tahun 1980-an, namun resort ini langsung ditutup karena serangkaian insiden misterius yang terjadi.

Tidak ada informasi lengkap mengenai korban yang meninggal sampai saat ini. Resort San Zhi kini menjadi lokasi misterius yang paling rahasia dan menyeramkan.




4. Pemakaman Sedlec, Republik Ceko



Jika Aokigahara adalah surga untuk orang bunuh diri, maka pemakaman tua Sedlec di Ceko adalah surga untuk orang meninggal. Permintaan banyak orang untuk bisa dimakamkan di tempat itu semakin meningkat.

Sampai saat ini, pemakaman Sedlec adalah sebuah kapel yang dihiasi dengan puluhan ribu tulang manusia. Dengan gaya mengerikan, gundukan besar sisa pemakaman manusia memenuhi sudut kapel.




3. Rumah Misterius Winchester, Inggris



Pewaris tahta keluarga Winchester, Sarah Winchester membangun rumah berukuran besar dengan 160 kamar ini di akhir abad ke-19. Sarah membangun rumah ini karena kesedihan atas kematian suami dan anak perempuannya.

Namun Sarah dihantui oleh arwah penasaran yang merupakan korban senapan Winchester. Pembangunan rumah ini juga ditujukan agar dirinya tidak diganggu oleh arwah itu. Namun saat ini rumah Winchester justru dipenuhi oleh jaring laba-laba dan ruangan sesat yang berliku. Berani datang ke sana?




2. Jembatan Overtoun, Skotlandia



Terletak di pedesaan kecil yang indah di kawasan Milton, Skotlandia, jembatan Overtoun. Dengan alasan tak masuk akal, ratusan anjing melakukan bunuh diri dengan melompati jembatan itu semenjak era tahun 1960-an.

Konstruksi indah jembatan Overtoun membuat banyak orang berpikir bahwa iblis penunggu lokasi itu begitu haus akan darah makhluk hidup.




1. Hutan Aokigahara, Jepang



Hutan Aokigahara yang terletak di kaki gunung Fuji, Jepang ini memang sangat menyeramkan. Lebih dari 500 orang yang melakukan aksi bunuh diri di hutan ini semenjak tahun 1950-an. Suasana hutan yang dipenuhi pepohonan rimbun, hawa dingin di kaki gunung, sudah pasti membuat siapapun berpikir panjang memasuki kawasan Aokigahara.



SUMBER